BPJS Kesehatan Dan Pemkab Kuat Eratkan Kemitraan

Avatar

- Editor

Thursday, 17 July 2025 - 04:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemitraan yang kuat dan sehat antara BPJS kesehatan dengan fasilitas-fasilitas kesehatan adalah kunci dari layanan kesehatan yang bermutu dan berkeadilan. Ibarat satu tim ada yang mengelola pembiayaan, ada yang melayani secara langsung di fasilitas Kesehatan (Faskes), dan ada pula yang menjalankan regulasi dan pengawasan. Kalau satu saja jalan sendiri-sendiri yang repot tentu masyarakat.

“Saya mengapresiasi betul inisiatif BPJS kesehatan untuk terus membuka ruang komunikasi dan kolaborasi. Apalagi tantangan layanan kesehatan dari waktu ke waktu makin kompleks,” kata Pj Sekda Brebes Dr Tahroni MPd saat membuka Forum Kemitraan Pengelolaan Kerja Sama Faskes Dengan Pemangku Kepentingan Kabupaten Brebes di Ruang Command Center KPT Brebes, Rabu, (16/7/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tantangan yang dihadapi, kata Tahroni, mulai dari dinamika regulasi, ketersediaan SDM kesehatan, sampai soal klaim dan kendala teknis di lapangan. Semuanya perlu diselesaikan dengan duduk bareng, bukan saling menyalahkan.

Pemerintah Kabupaten Brebes tentu sangat mendukung langkah-langkah perbaikan yang diusulkan dalam forum ini. Pemkab terbuka untuk kolaborasi, terbuka untuk masukan, dan siap menjadi jembatan antara faskes dengan BPJS maupun dengan pemerintah pusat jika diperlukan.

“Mari menjaga komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Jangan sampai masyarakat yang datang ke faskes merasa ribet, atau bahkan merasa tidak dihargai,” tandasnya.

Karena sesungguhnya keberhasilan program JKN itu tidak diukur hanya dari angka kepesertaan atau jumlah klaim yang dibayar, tapi dari seberapa besar masyarakat merasa dilayani dengan baik secara manusiawi.

Tahroni berharap forum ini tidak hanya membahas hal-hal administratif semata, tapi juga menjadi ruang diskusi yang jujur dan terbuka. “Apa yang perlu dibenahi, mari dibahas bersama, kalau ada kendala komunikasi kita perbaiki. Karena kalau komunikasi lancar, kerja sama pun akan semakin solid.

Sementara itu kepala cabang BPJS Kesehatan Wilayah Tegal Chohari mengatakan kegiatan ini merupakan forum kemitraan untuk peningkatan kualitas layanan dari Faskes. Intinya bagaimana layanan kesehatan menjadi lebih baik lagi baik fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) maupun Rumah Sakit.

Baca Juga:  Pamapta Polres Brebes Amankan Terduga Pelaku Curanmor yang Diamankan Warga di Pasar Batang

Ada beberapa fokus kita yang utama adalah antrian online di Faskes ataupun di rumah sakit dan kecepatan layanan dirumah sakit, waktu tunggu layanan di beberapa poli masih diatas dua jam yang idealnya satu jam.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, Ineke Tri Sulistyowati terkait pencoretan 129 ribu warga Kabupaten Brebes yang menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan, baik BPJS PBI (Penerima Bantuan Iuran) maupun BPJS Mandiri, Pemerintah tengah berupaya membenahi data kemiskinan agar menjadi satu data dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Dia menyebutkan, DTSEN merupakan gabungan dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), Regsosek (Registrasi Sosial Ekonomi), dan P3KE (Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem).

Menanggapi adanya warga yang kecewa lantaran hendak berobat di Puskesmas Brebes, namun terkendala karena BPJS miliknya ternyata tidak aktif dan terpaksa kembali ke rumah dan tidak jadi untuk berobat, Ineke menyebutkan bahwa pengobatan di puskesmas tetap bisa dilayani tanpa terkecuali.

“Tetap bisa dilayani, siapapun. Wong puskesmas itu gratis jadi bisa dilayani tanpa menggunakan BPJS,” lanjut Ineke.

Ineke melanjutkan, kapitasi yang dikelola oleh masing-masing puskesmas bisa melayani semuanya, kecuali layanan yang tidak dicover oleh BPJS Kesehatan dan harus bayar. Jika dibutuhkan rujukan ke rumah sakit, pihaknya perlu melakukan verifikasi kelayakan pasien tersebut.

“Apakah ini layak atau tidak, kalau membutuhkan rawat di rumah sakit itu dikomunikasikan. Insya Allah tiga RSUD di Brebes ini siap kalau memang kepesertaan JKN tidak aktif,” tambahnya.

Turut hadir anggota DPRD Kabupaten Brebes, Kepala Dinas Kesehatan Ineke Tri Sulistyowaty, SKM MKes, para kepala OPD Terkait, para Direktur Rumas Sakit serta Kepala Puskesmas.

Berita Terkait

Bhabinkamtibmas Polsek Tanjung Laksanakan Sambang Warga Desa Krakahan
Polsek Losari Laksanakan Sambang Warga, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
Pamapta Polres Brebes Amankan Terduga Pelaku Curanmor yang Diamankan Warga di Pasar Batang
Pamapta Polres Brebes Amankan Terduga Pelaku Pencurian Sepeda Ontel di Dua Perumahan
Antisipasi Banjir Susulan, Pemkab Brebes Kerahkan Empat Alat Berat di Bumiayu.‎‎ (Bumiayu) — Pemerintah Kabupaten Brebes bergerak cepat mengantisipasi potensi banjir susulan di Kecamatan Bumiayu dengan mengerahkan empat unit alat berat untuk penanganan darurat pascabanjir, Senin (26/01/2026).‎‎Empat unit ekskavator tersebut ditempatkan di tiga titik rawan. Satu unit ekskavator milik Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kab. Brebes diturunkan di Sungai Kalikeruh, Desa Penggarutan, untuk menutup tanggul yang jebol dan mengarah ke Desa Adisana.‎Sementara itu, satu unit ekskavator dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Tata Ruang (DSPATARU) Kabupaten Brebes difokuskan melakukan sodetan aliran air di Desa Dukuhturi guna memperlancar aliran sungai.‎Adapun dua unit ekskavator lainnya diterjunkan untuk normalisasi saluran di Desa Adisana, Kecamatan Bumiayu. Alat berat tersebut merupakan dukungan dari Ketua Komisi IV DPRD Brebes Ferri Anggrianto,SE serta pengusaha Slamet Faka sebagai bentuk kolaborasi penanganan bencana.‎‎Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air dan Penataan Ruang (DPSDATARU) Kabupaten Brebes, Moh. Zudan Fanani, SH, mengatakan bahwa langkah ini merupakan upaya antisipatif agar banjir tidak kembali melanda permukiman warga.‎‎“Pemerintah Kabupaten Brebes secara sengkuyung bersama dinas terkait, seperti DPU, Perwaskim, DPSDATARU dan Dinas Pertanian, melakukan langkah-langkah antisipasi banjir susulan agar tidak kembali menerjang permukiman warga,” ujar Zudan saat mendampingi Wakil Bupati Brebes Wurja, SE meninjau lokasi terdampak banjir.‎‎Zudan menambahkan, penutupan tanggul, sodetan, dan normalisasi saluran air menjadi prioritas utama mengingat curah hujan masih tinggi di wilayah Brebes bagian selatan.‎‎Sementara itu, Wakil Bupati Brebes Wurja, SE menegaskan agar seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait bergerak cepat dan bersinergi dalam penanganan darurat.‎‎“Saya perintahkan seluruh OPD terkait untuk segera melakukan sodetan dan penutupan tanggul sebagai langkah cepat mencegah banjir susulan,” tegas Wurja.‎‎Seperti diketahui, banjir yang terjadi pada Jumat (23/1/2026) lalu mengakibatkan sejumlah kecamatan di Brebes bagian selatan, yakni Bumiayu, Sirampog, Paguyangan, dan Tonjong, mengalami kerusakan cukup parah pada infrastruktur dan lahan pertanian.
Satlantas Polres Brebes Gelar Sosialisasi Ops Zebra Candi 2025 di Pos Polisi Gedung Nasional
Satlantas Polres Brebes Beri Edukasi Tertib Berlalu Lintas kepada ASN Dinas Kebudayaan & Pariwisata dalam Rangka Ops Zebra Candi 2025
Polda Metro Jaya Pastikan Tak Ada Aksi Mogok Makan Tahanan

Berita Terkait

Friday, 13 February 2026 - 08:23 WIB

Satlantas Polres Brebes Sosialisasikan Ops Keselamatan Candi 2026 di Pondok Pesantren As Syamsyuriah

Friday, 13 February 2026 - 08:12 WIB

Sinergi Tanpa Batas: Personel Gabungan dan Warga Bersihkan Material Longsor di Sijampang

Friday, 13 February 2026 - 08:07 WIB

Ngopi Bareng Driver SPPG, Satlantas Polres Brebes Gaspol Bangun Budaya Tertib Lalu Lintas Lewat Ops Keselamatan Candi 2026

Friday, 13 February 2026 - 08:00 WIB

Satlantas Polres Brebes Dampingi dan Monitoring PKS di SMA Negeri 1 Banjarharjo dalam Ops Keselamatan Candi 2026

Wednesday, 11 February 2026 - 08:14 WIB

Polres Brebes Tindak Lanjuti Program Presiden Prabowo Subianto “Indonesia ASRI” di Kecamatan Paguyangan

Wednesday, 11 February 2026 - 04:24 WIB

Satlantas Polres Brebes Gelar Program “JAKWIR LANTAS” di Pasar Jatibarang dalam Rangka Ops Keselamatan Candi 2026

Wednesday, 11 February 2026 - 04:11 WIB

Inspeksi Keselamatan Armada Bus Dewi Sri di Terminal Tanjung pada Ops Keselamatan Candi 2026

Tuesday, 10 February 2026 - 04:36 WIB

Satlantas Polres Brebes Gelar Sosialisasi Ops Keselamatan Candi 2026 di Jalan Jenderal Sudirman

Berita Terbaru