Satgas Binmas Polres Tegal: Laporkan Premanisme, Hubungi Call Center Polri 110

Avatar

- Editor

Monday, 26 May 2025 - 09:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Slawi – Dalam upaya menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Tegal, Satgas Preemtif Binmas yang dipimpin oleh AKP Bambang Suwidagdo, S.H., M.A.P., melaksanakan kegiatan sambang dan bimbingan penyuluhan (binluh) kepada masyarakat.

Pada kegiatan yang berlangsung pada Senin (26/05/2025), Satgas Preemtif Binmas mengunjungi petugas keamanan PT Leea Footwear Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, AKP Bambang memberikan imbauan agar petugas keamanan segera melaporkan kepada pihak kepolisian jika menemukan oknum atau kelompok yang melakukan aksi premanisme, seperti intimidasi untuk keuntungan pribadi atau kelompok.

Selain itu, tim Satgas juga menyampaikan pesan yang sama kepada para pedagang di Pasar Lebaksiu. Pedagang diimbau untuk selalu waspada dan tidak ragu melaporkan kepada pihak kepolisian jika terdapat oknum yang meminta uang dengan dalih “uang keamanan.”

Masyarakat di sekitar pertigaan Yomani (terminal pembantu) juga menjadi sasaran penyuluhan. Warga diimbau untuk melapor jika menemukan tindakan premanisme di wilayah mereka.

AKP Bambang menegaskan bahwa setiap laporan masyarakat akan ditindaklanjuti secara serius oleh Polres Tegal. Ia juga mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan layanan Call Center Polri di nomor 110 untuk melaporkan kejadian-kejadian yang mencurigakan.

“Dengan kerja sama yang baik antara masyarakat dan kepolisian, kami optimistis dapat menciptakan wilayah hukum Polres Tegal yang aman, nyaman, dan kondusif,” ujar AKP Bambang.

Langkah proaktif ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya peran mereka dalam menjaga keamanan di lingkungan masing-masing. Polres Tegal terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Berita Terkait

Polri Bersinergi, Bhabinkamtibmas Polsek Bumiayu Salurkan Air Bersih Pasca Banjir Sungai Keruh
Percepat Respons Kemanusiaan, Pemkab Brebes Luncurkan 13 Pos Damkar dan Relawan
Satlantas Polres Brebes Edukasi Tertib Berlalu Lintas kepada Santri Pondok Pesantren Tanwirul Qulub
Ngopi Bareng Tim Pelayanan Lalu Lintas PT. PPTR Brebes, Satlantas Polres Brebes Perkuat Edukasi Keselamatan Berkendara dalam Ops Keselamatan Candi 2026
Kasat Reskrim Polres Brebes Resmi Berganti
Polantas Menyapa Masyarakat Banjarharjo, Satlantas Polres Brebes Edukasi Tertib Lalu Lintas dalam Ops Keselamatan Candi 2026
Pendampingan dan Monitoring PKS SMK Boarding School Brebes dalam Rangka Ops Keselamatan Candi 2026
Sasar Sektor Industri, Satlantas Polres Brebes Edukasi Ribuan Karyawan PT SMJ Bulakamba

Berita Terkait

Friday, 6 February 2026 - 03:23 WIB

Pamapta Polres Brebes Amankan Terduga Pelaku Pencurian Sepeda Ontel di Dua Perumahan

Monday, 26 January 2026 - 11:08 WIB

Antisipasi Banjir Susulan, Pemkab Brebes Kerahkan Empat Alat Berat di Bumiayu.‎‎ (Bumiayu) — Pemerintah Kabupaten Brebes bergerak cepat mengantisipasi potensi banjir susulan di Kecamatan Bumiayu dengan mengerahkan empat unit alat berat untuk penanganan darurat pascabanjir, Senin (26/01/2026).‎‎Empat unit ekskavator tersebut ditempatkan di tiga titik rawan. Satu unit ekskavator milik Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kab. Brebes diturunkan di Sungai Kalikeruh, Desa Penggarutan, untuk menutup tanggul yang jebol dan mengarah ke Desa Adisana.‎Sementara itu, satu unit ekskavator dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Tata Ruang (DSPATARU) Kabupaten Brebes difokuskan melakukan sodetan aliran air di Desa Dukuhturi guna memperlancar aliran sungai.‎Adapun dua unit ekskavator lainnya diterjunkan untuk normalisasi saluran di Desa Adisana, Kecamatan Bumiayu. Alat berat tersebut merupakan dukungan dari Ketua Komisi IV DPRD Brebes Ferri Anggrianto,SE serta pengusaha Slamet Faka sebagai bentuk kolaborasi penanganan bencana.‎‎Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air dan Penataan Ruang (DPSDATARU) Kabupaten Brebes, Moh. Zudan Fanani, SH, mengatakan bahwa langkah ini merupakan upaya antisipatif agar banjir tidak kembali melanda permukiman warga.‎‎“Pemerintah Kabupaten Brebes secara sengkuyung bersama dinas terkait, seperti DPU, Perwaskim, DPSDATARU dan Dinas Pertanian, melakukan langkah-langkah antisipasi banjir susulan agar tidak kembali menerjang permukiman warga,” ujar Zudan saat mendampingi Wakil Bupati Brebes Wurja, SE meninjau lokasi terdampak banjir.‎‎Zudan menambahkan, penutupan tanggul, sodetan, dan normalisasi saluran air menjadi prioritas utama mengingat curah hujan masih tinggi di wilayah Brebes bagian selatan.‎‎Sementara itu, Wakil Bupati Brebes Wurja, SE menegaskan agar seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait bergerak cepat dan bersinergi dalam penanganan darurat.‎‎“Saya perintahkan seluruh OPD terkait untuk segera melakukan sodetan dan penutupan tanggul sebagai langkah cepat mencegah banjir susulan,” tegas Wurja.‎‎Seperti diketahui, banjir yang terjadi pada Jumat (23/1/2026) lalu mengakibatkan sejumlah kecamatan di Brebes bagian selatan, yakni Bumiayu, Sirampog, Paguyangan, dan Tonjong, mengalami kerusakan cukup parah pada infrastruktur dan lahan pertanian.

Friday, 28 November 2025 - 13:22 WIB

Satlantas Polres Brebes Gelar Sosialisasi Ops Zebra Candi 2025 di Pos Polisi Gedung Nasional

Friday, 28 November 2025 - 02:09 WIB

Satlantas Polres Brebes Beri Edukasi Tertib Berlalu Lintas kepada ASN Dinas Kebudayaan & Pariwisata dalam Rangka Ops Zebra Candi 2025

Friday, 19 September 2025 - 10:56 WIB

Polda Metro Jaya Pastikan Tak Ada Aksi Mogok Makan Tahanan

Tuesday, 9 September 2025 - 06:24 WIB

Polres Brebes Gelar Apel Konsolidasi Pasca Unjuk Rasa Anarkis, Pastikan Keamanan Kondusif

Wednesday, 20 August 2025 - 04:18 WIB

Polri mengambil inisiatif untuk menjadi bagian dari solusi dalam mengatasi buruh korban PHK.

Saturday, 26 July 2025 - 02:46 WIB

SATLANTAS POLRES BREBES SOSIALISASIKAN OPS PATUH CANDI 2025 DI PONDOK PESANTREN AS SYAMSURIYAH

Berita Terbaru