Kapolres Brebes Dukung Gerakan Mageri Segoro, Ribuan Pohon Mangrove Ditanam Serentak di Jawa Tengah

Avatar

- Editor

Wednesday, 15 October 2025 - 06:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Brebes – Gerakan penanaman pohon mangrove secara serentak tingkat Provinsi Jawa Tengah digelar pada Rabu (15/10/2025) pagi. Kegiatan yang menjadi bagian dari program Mageri Segoro ini diprakarsai oleh Gubernur Jawa Tengah Komjen Pol (Purn) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K, dan dilaksanakan serentak di sejumlah wilayah pesisir, salah satunya di Pantai Randusanga Indah, Kabupaten Brebes.

Acara yang berlangsung sejak pukul 07.30 hingga 09.30 WIB ini dihadiri oleh berbagai unsur pimpinan daerah, instansi pemerintah, TNI-Polri, serta masyarakat. Hadir di antaranya Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardiansyah, S.H., S.I.K., M.I.R., M.I.P., Wakil Bupati Brebes Wurja, S.E., perwakilan Forkopimda, Kadis Lingkungan Hidup, serta para pelajar dari tingkat SD hingga SMA yang ikut berpartisipasi langsung dalam penanaman mangrove.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah, Widi Hartanto, S.T., M.T., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini menargetkan penanaman 1,3 juta batang pohon mangrove di lahan seluas 150 hektar yang tersebar di wilayah pesisir Jawa Tengah. Program ini didukung dari APBD Provinsi Jateng dan CSR berbagai perusahaan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Selama tahun 2025, Jawa Tengah telah menanam total 1,9 juta pohon mangrove di lahan seluas 225 hektar, dan atas capaian itu berhasil meraih Rekor MURI sebagai provinsi dengan penanaman mangrove terbanyak di Indonesia,” ungkapnya.

Baca Juga:  Penanaman Mangrove Serentak di Bulakamba, Wujud Nyata Kepedulian terhadap Lingkungan Pesisir

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Komjen Pol (Purn) Ahmad Luthfi menegaskan bahwa penanaman mangrove ini bukan hanya seremonial, tetapi langkah nyata dalam menjaga pesisir dari abrasi.
“Setelah ditanam, tanggung jawab kita adalah menjaga dan merawat agar mangrove tumbuh subur. Tahun depan anggaran lingkungan hidup akan kita tambah agar upaya ini berkelanjutan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan serupa akan kembali digelar pada Desember 2025 di seluruh wilayah pesisir Jawa Tengah sebagai bentuk komitmen menjaga ekosistem laut.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardiansyah menyampaikan dukungannya terhadap program tersebut.
“Polres Brebes mendukung penuh gerakan Mageri Segoro. Kami tidak hanya ikut menanam, tetapi juga akan melakukan patroli rutin dan pemantauan pertumbuhan pohon mangrove bersama Sat Polairud dan Polsek jajaran,” ucap Kapolres.

Ia menambahkan, kehadiran Polri bersama masyarakat dalam kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi menjaga lingkungan dan mencegah abrasi di wilayah pesisir Brebes.

Kegiatan penanaman mangrove di Pantai Randusanga Indah berjalan aman dan lancar, diakhiri dengan pengecekan kondisi wilayah oleh Gubernur Jawa Tengah Komjen Pol (Purn) Ahmad Luthfi.

Gerakan Mageri Segoro menjadi salah satu inisiatif besar yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, pemerintah, dan aparat keamanan untuk menjaga kelestarian lingkungan pesisir di Jawa Tengah. (Humas/FN)

Berita Terkait

Berkah Sunat Berhadiah Sepeda
Polsek Jatibarang Lakukan Sambang dan Binluh, Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Desa Bojong untuk Jaga Kamtibmas
Wujud Syukur HUT Reserse ke-78, Sat Resnarkoba Polres Brebes Gelar Bakti Sosial di Dua Panti Asuhan
BGN Kabupaten Brebes Klarifikasi Terkait Pemberitaan Dugaan Konflik SPPG dengan Masyarakat
Polsek Wanasari Laksanakan Pembinaan dan Penyuluhan Kamtibmas kepada Warga Desa Pesantunan
Satbinmas Polres Brebes Kenalkan Profesi Polisi Lewat Kegiatan Polisi Sahabat Anak
Kapolres Brebes Tinjau Lokasi dan Korban Kebakaran Ruko Rukun Jaya di Ketanggungan, Dua Orang Meninggal Dunia
POLSEK LOSARI BANTU SISWA DAN WARGA LEWATI GENANGAN AIR ROB DI DESA PRAPAG LOR

Berita Terkait

Friday, 6 February 2026 - 03:23 WIB

Pamapta Polres Brebes Amankan Terduga Pelaku Pencurian Sepeda Ontel di Dua Perumahan

Monday, 26 January 2026 - 11:08 WIB

Antisipasi Banjir Susulan, Pemkab Brebes Kerahkan Empat Alat Berat di Bumiayu.‎‎ (Bumiayu) — Pemerintah Kabupaten Brebes bergerak cepat mengantisipasi potensi banjir susulan di Kecamatan Bumiayu dengan mengerahkan empat unit alat berat untuk penanganan darurat pascabanjir, Senin (26/01/2026).‎‎Empat unit ekskavator tersebut ditempatkan di tiga titik rawan. Satu unit ekskavator milik Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kab. Brebes diturunkan di Sungai Kalikeruh, Desa Penggarutan, untuk menutup tanggul yang jebol dan mengarah ke Desa Adisana.‎Sementara itu, satu unit ekskavator dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Tata Ruang (DSPATARU) Kabupaten Brebes difokuskan melakukan sodetan aliran air di Desa Dukuhturi guna memperlancar aliran sungai.‎Adapun dua unit ekskavator lainnya diterjunkan untuk normalisasi saluran di Desa Adisana, Kecamatan Bumiayu. Alat berat tersebut merupakan dukungan dari Ketua Komisi IV DPRD Brebes Ferri Anggrianto,SE serta pengusaha Slamet Faka sebagai bentuk kolaborasi penanganan bencana.‎‎Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air dan Penataan Ruang (DPSDATARU) Kabupaten Brebes, Moh. Zudan Fanani, SH, mengatakan bahwa langkah ini merupakan upaya antisipatif agar banjir tidak kembali melanda permukiman warga.‎‎“Pemerintah Kabupaten Brebes secara sengkuyung bersama dinas terkait, seperti DPU, Perwaskim, DPSDATARU dan Dinas Pertanian, melakukan langkah-langkah antisipasi banjir susulan agar tidak kembali menerjang permukiman warga,” ujar Zudan saat mendampingi Wakil Bupati Brebes Wurja, SE meninjau lokasi terdampak banjir.‎‎Zudan menambahkan, penutupan tanggul, sodetan, dan normalisasi saluran air menjadi prioritas utama mengingat curah hujan masih tinggi di wilayah Brebes bagian selatan.‎‎Sementara itu, Wakil Bupati Brebes Wurja, SE menegaskan agar seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait bergerak cepat dan bersinergi dalam penanganan darurat.‎‎“Saya perintahkan seluruh OPD terkait untuk segera melakukan sodetan dan penutupan tanggul sebagai langkah cepat mencegah banjir susulan,” tegas Wurja.‎‎Seperti diketahui, banjir yang terjadi pada Jumat (23/1/2026) lalu mengakibatkan sejumlah kecamatan di Brebes bagian selatan, yakni Bumiayu, Sirampog, Paguyangan, dan Tonjong, mengalami kerusakan cukup parah pada infrastruktur dan lahan pertanian.

Friday, 28 November 2025 - 13:22 WIB

Satlantas Polres Brebes Gelar Sosialisasi Ops Zebra Candi 2025 di Pos Polisi Gedung Nasional

Friday, 28 November 2025 - 02:09 WIB

Satlantas Polres Brebes Beri Edukasi Tertib Berlalu Lintas kepada ASN Dinas Kebudayaan & Pariwisata dalam Rangka Ops Zebra Candi 2025

Friday, 19 September 2025 - 10:56 WIB

Polda Metro Jaya Pastikan Tak Ada Aksi Mogok Makan Tahanan

Tuesday, 9 September 2025 - 06:24 WIB

Polres Brebes Gelar Apel Konsolidasi Pasca Unjuk Rasa Anarkis, Pastikan Keamanan Kondusif

Wednesday, 20 August 2025 - 04:18 WIB

Polri mengambil inisiatif untuk menjadi bagian dari solusi dalam mengatasi buruh korban PHK.

Saturday, 26 July 2025 - 02:46 WIB

SATLANTAS POLRES BREBES SOSIALISASIKAN OPS PATUH CANDI 2025 DI PONDOK PESANTREN AS SYAMSURIYAH

Berita Terbaru