Polda Metro Jaya Pastikan Tak Ada Aksi Mogok Makan Tahanan

Avatar

- Editor

Friday, 19 September 2025 - 10:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta. Polda Metro Jaya memastikan seluruh tahanan di Rumah Tahanan (Rutan) Polda Metro Jaya dalam kondisi baik dan dipenuhi kebutuhannya. Tidak terkecuali Delpedro dan sejumlah aktivis yang tsrlibat dugaan provokasi aksi anarkis.

Direktur Tahanan dan Barang Bukti (Tahti) Polda Metro Jaya AKBP Dermawan Karosekali pun membantah adanya aksi mogok makan para tahanan tersebut. Sebab, makan tahanan tetap diberikan 3 kali sehari

“Untuk makan sendiri, didalam itu (rutan), tiga kali sehari dan sudah dilakukan pengecekan oleh ahli gizi, jadi sangat-sangat terperhatikan. Jadi, untuk para tersangka ini, dari awal pun datang, kami, saya, khususnya Direktur, selalu menjaga mereka dengan baik. Jadi, kalau ada yang mengatakan saat ini ada yang mogok makan, seperti yang disampaikan oleh Bapak Kabid Humas tadi, kami pastikan kembali tidak ada yang mogok makan,” jelasnya, Jumat (19/9/25).

Ia menambahkan, terdapat juga CCTV di setiap sel tahanan untuk memantau aktivitas tahanan 24 jam. Dari pantauan CCTV, menurutnya, tidak terlihat adanya aksi mogok makan.

“Karena kami memasang seluruh sel tahanan itu menggunakan CCTV dan itu terlihat 24 jam. Dan makanan-makanan yang kami siapkan dari pagi, siang, sore, itu selalu terkonsumsi dengan baik. Tidak ada yang tersisa,” ungkapnya.

Berita Terkait

Bhabinkamtibmas Polsek Tanjung Laksanakan Sambang Warga Desa Krakahan
Polsek Losari Laksanakan Sambang Warga, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
Pamapta Polres Brebes Amankan Terduga Pelaku Curanmor yang Diamankan Warga di Pasar Batang
Pamapta Polres Brebes Amankan Terduga Pelaku Pencurian Sepeda Ontel di Dua Perumahan
Antisipasi Banjir Susulan, Pemkab Brebes Kerahkan Empat Alat Berat di Bumiayu.‎‎ (Bumiayu) — Pemerintah Kabupaten Brebes bergerak cepat mengantisipasi potensi banjir susulan di Kecamatan Bumiayu dengan mengerahkan empat unit alat berat untuk penanganan darurat pascabanjir, Senin (26/01/2026).‎‎Empat unit ekskavator tersebut ditempatkan di tiga titik rawan. Satu unit ekskavator milik Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kab. Brebes diturunkan di Sungai Kalikeruh, Desa Penggarutan, untuk menutup tanggul yang jebol dan mengarah ke Desa Adisana.‎Sementara itu, satu unit ekskavator dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Tata Ruang (DSPATARU) Kabupaten Brebes difokuskan melakukan sodetan aliran air di Desa Dukuhturi guna memperlancar aliran sungai.‎Adapun dua unit ekskavator lainnya diterjunkan untuk normalisasi saluran di Desa Adisana, Kecamatan Bumiayu. Alat berat tersebut merupakan dukungan dari Ketua Komisi IV DPRD Brebes Ferri Anggrianto,SE serta pengusaha Slamet Faka sebagai bentuk kolaborasi penanganan bencana.‎‎Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air dan Penataan Ruang (DPSDATARU) Kabupaten Brebes, Moh. Zudan Fanani, SH, mengatakan bahwa langkah ini merupakan upaya antisipatif agar banjir tidak kembali melanda permukiman warga.‎‎“Pemerintah Kabupaten Brebes secara sengkuyung bersama dinas terkait, seperti DPU, Perwaskim, DPSDATARU dan Dinas Pertanian, melakukan langkah-langkah antisipasi banjir susulan agar tidak kembali menerjang permukiman warga,” ujar Zudan saat mendampingi Wakil Bupati Brebes Wurja, SE meninjau lokasi terdampak banjir.‎‎Zudan menambahkan, penutupan tanggul, sodetan, dan normalisasi saluran air menjadi prioritas utama mengingat curah hujan masih tinggi di wilayah Brebes bagian selatan.‎‎Sementara itu, Wakil Bupati Brebes Wurja, SE menegaskan agar seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait bergerak cepat dan bersinergi dalam penanganan darurat.‎‎“Saya perintahkan seluruh OPD terkait untuk segera melakukan sodetan dan penutupan tanggul sebagai langkah cepat mencegah banjir susulan,” tegas Wurja.‎‎Seperti diketahui, banjir yang terjadi pada Jumat (23/1/2026) lalu mengakibatkan sejumlah kecamatan di Brebes bagian selatan, yakni Bumiayu, Sirampog, Paguyangan, dan Tonjong, mengalami kerusakan cukup parah pada infrastruktur dan lahan pertanian.
Satlantas Polres Brebes Gelar Sosialisasi Ops Zebra Candi 2025 di Pos Polisi Gedung Nasional
Satlantas Polres Brebes Beri Edukasi Tertib Berlalu Lintas kepada ASN Dinas Kebudayaan & Pariwisata dalam Rangka Ops Zebra Candi 2025
Polres Brebes Gelar Apel Konsolidasi Pasca Unjuk Rasa Anarkis, Pastikan Keamanan Kondusif

Berita Terkait

Friday, 13 February 2026 - 08:23 WIB

Satlantas Polres Brebes Sosialisasikan Ops Keselamatan Candi 2026 di Pondok Pesantren As Syamsyuriah

Friday, 13 February 2026 - 08:12 WIB

Sinergi Tanpa Batas: Personel Gabungan dan Warga Bersihkan Material Longsor di Sijampang

Friday, 13 February 2026 - 08:07 WIB

Ngopi Bareng Driver SPPG, Satlantas Polres Brebes Gaspol Bangun Budaya Tertib Lalu Lintas Lewat Ops Keselamatan Candi 2026

Friday, 13 February 2026 - 08:00 WIB

Satlantas Polres Brebes Dampingi dan Monitoring PKS di SMA Negeri 1 Banjarharjo dalam Ops Keselamatan Candi 2026

Wednesday, 11 February 2026 - 08:14 WIB

Polres Brebes Tindak Lanjuti Program Presiden Prabowo Subianto “Indonesia ASRI” di Kecamatan Paguyangan

Wednesday, 11 February 2026 - 04:24 WIB

Satlantas Polres Brebes Gelar Program “JAKWIR LANTAS” di Pasar Jatibarang dalam Rangka Ops Keselamatan Candi 2026

Wednesday, 11 February 2026 - 04:11 WIB

Inspeksi Keselamatan Armada Bus Dewi Sri di Terminal Tanjung pada Ops Keselamatan Candi 2026

Tuesday, 10 February 2026 - 04:36 WIB

Satlantas Polres Brebes Gelar Sosialisasi Ops Keselamatan Candi 2026 di Jalan Jenderal Sudirman

Berita Terbaru