
BREBES — Pemerintah Kabupaten Brebes resmi memulai penyaluran bantuan sosial Program Wareg Sedoyo (WARDOYO) Tahap II Tahun Anggaran 2026. Penyaluran bantuan berupa paket sembako ini diserahkan langsung secara simbolis oleh Bupati Brebes, Hj. Paramitha Widya Kusuma, SE., MM., kepada ribuan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tersebar di lima kecamatan, yakni Kecamatan Brebes, Wanasari, Bulakamba, Tanjung, dan Losari, Selasa (18/8/2026).
Di setiap lokasi penyerahan termasuk Aula Kecamatan Losari, Tanjung, Bulakamba, Wanasari, dan Brebes masing-masing kecamatan menerima alokasi sebanyak 412 paket sembako yang diperuntukkan bagi warga kurang mampu. Penyaluran di lima kecamatan wilayah utara Brebes ini menjadi pembuka rangkaian penyerahan Program WARDOYO Tahap II yang dijadwalkan berlangsung pada 18–21 Agustus 2026 secara menyeluruh di 17 kecamatan se-Kabupaten Brebes.
Dalam sambutan dan pengarahannya, Bupati Brebes Hj. Paramitha Widya Kusuma menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Brebes berkomitmen penuh menjaga ketepatan sasaran penyaluran bantuan sosial agar tidak ada warga rentan yang terlewatkan.”Bantuan sosial ini harus benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan dan tepat sasaran. Jangan sampai ada warga yang seharusnya berhak menerima, justru tidak terdata. Saya minta seluruh jajaran memastikan bantuan ini tepat guna dan dapat membantu memenuhi kebutuhan harian keluarga,” tegas Bupati Paramitha.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati menambahkan, penyaluran program WARDOYO di bulan Agustus ini bertepatan dengan momentum Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Hal tersebut menjadi refleksi penting bahwa kemerdekaan harus diwujudkan melalui perhatian nyata pemerintah kepada rakyatnya. “Makna kemerdekaan harus benar-benar dirasakan hingga ke masyarakat lapisan paling bawah. Masyarakat dapat tersenyum lega karena kebutuhan pokoknya terbantu dan merasa dirawat oleh pemerintahnya. Meski nilainya sederhana, kami berharap paket sembako WARDOYO ini mereduksi beban pengeluaran rumah tangga serta membawa keberkahan bagi Bapak Ibu sekalian,” tutur Bupati.
Melalui sinergi antara Pemkab Brebes, camat, jajaran Forkopimca, para kepala desa, hingga pendamping sosial, Program WARDOYO diharapkan tidak hanya meringankan beban ekonomi, tetapi juga membangkitkan kembali kepedulian sosial dan budaya gotong royong di tengah masyarakat. Pemkab Brebes memastikan kehadiran negara terasa merata dari wilayah utara hingga selatan, serta dari desa hingga pusat kota.
Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokompim)
Sekretariat Daerah Kabupaten Brebes


















