
BREBES – Sebanyak 125 peserta tampil memeriahkan Brebes Culture Festival 2026 yang digelar di sepanjang jalan protokol Kabupaten Brebes, Sabtu (29/8/2026) malam. Kemeriahan festival budaya tersebut semakin terasa dengan antusiasme ratusan ribu warga Brebes yang memadati sepanjang jalur utama untuk menyaksikan secara langsung beragam atraksi seni dan budaya.
Mengusung tema “Pesona Nusantara dalam Harmoni Budaya Brebes”, Brebes Culture Festival 2026 menghadirkan berbagai atraksi budaya dan kreativitas masyarakat, mulai dari ogoh-ogoh, mobil hias, tari kolosal hingga Costume Spectacular Carnival.
Ratusan ribu masyarakat yang hadir menjadikan sepanjang jalan protokol Brebes berubah menjadi panggung budaya terbuka. Warga dari berbagai kalangan tampak antusias menyaksikan setiap penampilan peserta, sekaligus menikmati keberagaman seni dan budaya yang ditampilkan dalam festival tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bupati Brebes Hj. Paramitha Widya Kusuma, SE., MM., menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas antusiasme masyarakat serta kreativitas seluruh peserta yang turut menyemarakkan festival budaya tersebut.
Menurutnya, Brebes Culture Festival menjadi momentum penting untuk menghadirkan budaya lebih dekat dengan masyarakat. Tidak hanya sebagai tontonan, festival tersebut juga menjadi ruang untuk melestarikan seni dan budaya sekaligus memperkuat kebersamaan.
“Budaya benar-benar hadir dekat dengan masyarakat. Ada pelajar, sanggar seni, komunitas, perangkat daerah, desa, pelaku ekonomi kreatif, hingga peserta dari luar Brebes,” ujar Bupati.
Dari seluruh peserta yang terdaftar, tercatat sebanyak 125 peserta ambil bagian dalam festival yang menampilkan beragam kreativitas tersebut. Bupati mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah memberikan waktu, tenaga, kreativitas dan karya terbaik untuk Brebes.
“Apa yang kita lihat malam ini adalah bukti bahwa budaya kita hidup karena ada masyarakat yang mau merawat dan menghidupkannya,” ungkapnya.
Bupati juga menilai keberadaan festival budaya dapat menjadi ruang untuk saling mengenal dan menghargai keberagaman, sekaligus membuka peluang pengembangan ekonomi kreatif dan pariwisata Kabupaten Brebes.
“Jadikan budaya sebagai ruang untuk saling mengenal, saling menghargai, sekaligus membuka peluang bagi ekonomi kreatif dan pariwisata Brebes,” pesannya.
Selain menghadirkan kemeriahan seni dan budaya, Brebes Culture Festival 2026 juga menjadi momentum memperkuat kepedulian sosial masyarakat. Di tengah kegembiraan festival, Pemerintah Kabupaten Brebes turut menyerahkan bantuan bagi masyarakat yang terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Bantuan tersebut dikumpulkan bersama sejak 24 hingga 28 Agustus 2026. Dari hasil penggalangan, terkumpul 5.778 butir telur asin, logistik permakanan dan sandang dengan total nilai mencapai Rp65.075.822.

Bupati menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian masyarakat Brebes terhadap saudara-saudara yang sedang membutuhkan.
“Kita bergembira, tetapi hati kita tetap terhubung dengan saudara-saudara yang sedang membutuhkan,” katanya.
Bupati berharap seluruh rangkaian festival dapat dinikmati masyarakat dengan tertib, aman, bersih dan penuh kegembiraan. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga dan menghidupkan budaya sebagai bagian penting dari identitas daerah.
“Terus berkarya, terus jaga budaya, dan terus kita bangun Brebes bersama. Brebes Beres!” pungkasnya.
Brebes Culture Festival 2026 menjadi gambaran nyata semangat masyarakat dalam merawat keberagaman budaya. Dengan 125 peserta dan disaksikan ratusan ribu warga, festival ini tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menjadi ruang bersama untuk memperkuat kecintaan terhadap budaya, persatuan, ekonomi kreatif dan pariwisata Kabupaten Brebes.
PROKOMPIM SETDA BREBES


















