
BREBES – Harapan untuk bekerja lebih ringan dan memperoleh penghidupan yang lebih baik hadir bagi para penarik becak di Kabupaten Brebes. Melalui bantuan becak listrik dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, para pengayuh becak diharapkan dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih mudah, mengurangi kelelahan, serta meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Harapan tersebut mengemuka dalam kegiatan Pelatihan Becak Listrik bagi calon penerima bantuan yang dibuka oleh Wakil Bupati Brebes, Wurja, SE., di halaman Kantor Pemerintahan Terpadu (KPT) Brebes, Jumat (23/10/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah penting untuk memastikan para calon penerima tidak hanya mendapatkan bantuan sarana transportasi, tetapi juga memiliki pemahaman dan keterampilan dalam mengoperasikan becak listrik secara aman dan benar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutan pada kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Brebes menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) atas perhatian yang diberikan kepada para penarik becak, khususnya mereka yang telah lanjut usia dan selama ini bekerja keras mencari nafkah dengan mengandalkan tenaga sendiri.
Bagi para pengayuh becak, setiap hari merupakan perjuangan. Di bawah terik matahari maupun saat hujan turun, mereka tetap mengayuh demi memenuhi kebutuhan keluarga. Karena itu, bantuan becak listrik diharapkan menjadi angin segar yang dapat meringankan beban pekerjaan sekaligus memberikan semangat baru untuk menjalani kehidupan yang lebih sejahtera.
Pemerintah Kabupaten Brebes berharap bantuan tersebut tidak sekadar menjadi sarana transportasi, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian yang menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama bagi para pekerja sektor informal yang selama ini menggantungkan penghidupan dari pekerjaan sehari-hari.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Brebes juga mendorong para peserta untuk mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh. Para calon penerima dibekali pemahaman mengenai cara mengoperasikan becak listrik, penggunaan rem dan lampu sein, hingga tata cara pengisian daya baterai.
Aspek keselamatan menjadi perhatian utama dalam pelatihan ini. Para peserta diharapkan memahami setiap fungsi kendaraan agar dapat mengoperasikan becak listrik dengan baik, sekaligus menjaga keselamatan diri sendiri, penumpang, dan pengguna jalan lainnya.
Selain memahami cara pengoperasian, para penerima bantuan juga diharapkan mampu merawat becak listrik dengan baik serta memanfaatkannya secara produktif untuk menunjang aktivitas mencari nafkah.

Bantuan ini diharapkan menjadi awal dari perubahan positif dalam keseharian para pengayuh becak. Pekerjaan yang sebelumnya mengandalkan tenaga fisik secara penuh diharapkan menjadi lebih ringan, sehingga mereka dapat tetap produktif tanpa harus menguras tenaga secara berlebihan.
Pemerintah Kabupaten Brebes turut menyampaikan terima kasih kepada Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional, Partai Gerindra, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Melalui sinergi dan kepedulian berbagai pihak, bantuan becak listrik diharapkan mampu menghadirkan manfaat yang berkelanjutan, memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat, dan meningkatkan kesejahteraan keluarga penerima bantuan.
Sebab, di balik setiap becak yang melaju, ada perjuangan untuk menghidupi keluarga dan harapan akan kehidupan yang lebih baik. Kini, dengan hadirnya becak listrik, harapan itu diharapkan dapat melaju lebih jauh bagi masyarakat Kabupaten Brebes.


















